Cita-Cita Kami

" Terwujudnya pelajar muslim yang berilmu, berakhlak mulia, dan terampil dalam rangka menegakkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. "

Berjuang dan Berdakwah dalam Rabithah ini...

“Dan yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang ada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka. Akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka.” (Al Anfal : 63)

Mari Bergabung Bersama Keluarga IPM Imogiri

" Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. " (Ali `Imron : 110)

Musyawarah Cabang PC IPM Imogiri

Agenda Kegiatan Kami

Musyawarah Cabang PC IPM Imogiri

Agenda Kegiatan Kami


Allah, Sebenar-benarnya An-Nashr



Hai orang-orang yang beriman, ingatlah kamu akan nikmat Allah (yang diberikan-Nya) kepadamu, di waktu suatu kaum bermaksud hendak menggerakkan tangannya kepadamu (untuk berbuat jahat), maka Allah menahan tangan mereka dari kamu. Dan bertakwalah kepada Allah, dan hanya kepada Allah sajalah orang-orang mukmin itu harus bertawakal (Q.S Al Maidah : 11)




 
 
Terkadang kita heran dan mungkin bertanya saat kita dihindarkan dari sebuah hal celaka.  Boleh jadi mungkin hal-hal buruk yang seolah mengancam kita tau-tau menjauh dari hadapan kita. Entah kita kecelakaan lalu kita selamat, entah kita dihadang masalah lalu kita bisa mengatasinya, entah pula kita dihadang begal seperti yang saat ini marak terjadi,  lalu kita diselamatkan dari ancaman para begal tersebut?  Bukan secara tiba-tiba ternyata pertolongan itu datang sahabatku, ternyata ada Sang Maha Penolong dibalik kejadian-kejadian ini. Ialah Allah SWT.

Dalam Q.S. Al Maidah ayat 11 diatas jelas disebutkan bahwa salah satu nikmat yang Allah berikan kepada kita adalah kita dihindarkan dari prahara ataupun celaka dari tangan-tangan orang jahat. Mungkin yang sering terlintas dalam benak kita, kenikmatan itu adalah hal-hal yang kita dapatkan berupa kemudahan dan kebahagiaan dalam konteks bisa langsung dirasakan seperti kita mendapatkan kesehatan, waktu luang, kebahagiaan bersama keluarga dan masih banyak lagi. Namun ternyata tak cuma itu sahabatku, ada kenikmatan yang kadang jauh lebih berkesan namun kita kadang melupakannya. Yup, adalah nikmat pertolongan dari Allah SWT. Seperti yang disebutkan dalam ayat tersebut.

Terhindar dari hal-hal yang celaka tentu menjadi salah satu hal yang patut disyukuri, karena disitulah kita akan mendapatkan beberapa hikmah yang bias kita ambil iktibarnya seperti berikut :

a. Kita Memang Lemah
Manusia sangatlah lemah, tak bisa berbuat apa-apa saat mungkin ia dalam suatu kondisi yang akan mencelakakan dirinya. Mungkin suatu ketika ditempatnya terjadi gempa bumi yang dahsyat, saat itu manusia tak berkutik dan mungkin hanya bisa berlari kesana-kemari untuk menyelamatkan diri. Pada titik nadzir itulah kita menyadari betapa lemahnya kita, dan mungkin kita akan malu dengan segala keangkuhan kita selama ini. 
“Allah hendak memberikan keringanan kepadamu dan manusia dijadikan bersifat lemah” (Q.S. Annisa; 28)
Harapannya setelah kita mengetahui kalau kita memang lemah kita bisa lebih bersyukur dengan apa yang Allah berikan, lebih menghambakan diri kepadaNya dengan segala kebesaranNya.

b. Allah, Sebenar-benarnya An-Nashr
Pada ketika kita lemah dan seolah berada di ujung tanduk kesulitan. Hanya ada satu dzat yang bisa menyelamatkan kita. An Nashr, ialah sang Maha Penolong. Tak lain dan tak bukan adalah Allah SWT.  Dalam Al Quran juga disebutkan saat itu kaum muslim diberikan kemenangan yang mutlak dalam fathul mekkah, saat itulah An-Nashr nya Allah pun berada dibalik layar.Turunnya pertolongan Allah bagi agama mereka. Dibukanya hati manusia untuk menerima agama ini lalu diperintahkannya mereka untuk bertasbih dan mensucikan Allah. Sebab itu semua adalah faktor keberhasilan. Ini adalah konteks pertolongan Allah yang relative cukup besar, belum lagi kalau kita mentaffakuri hidup kita selama ini, mungkin telah banyak pertolongan-pertolongan Allah yang hadir dalam diri kita namun kita tak menggubrisnya karena kita ditutupi sifat takabur dalam diri.
Dalam Q.S. An-Nashr : 1-3
  1. Apabila Telah datang pertolongan Allah dan kemenangan,
  2. Dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong,
  3. Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya dia adalah Maha Penerima taubat

c. Tawakkal adalah Senjata Pamungkas Seorang Muslim 
”Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar, dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath Thalaaq : 2-3).

Sekuat apapaun ikhtiar kita, sekeras apapun doa-doa kita, semua hasil tentunya ada ditangan Sang Maha Berkehendak (Iradah). Inilah yang kemudian menghadirkan konsep tawakkal itu ada. Tawakkal juga merupakan bentuk perwujudan keyakinan kita bahwa penentu utama setiap kejadian itu adalah Allah SWT.
Tawakkal adalah benarnya penyandaran hati pada Allah SWT dengan maksud untuk meraih berbagai kemaslahatan dan menghilangkan bahaya baik dalam urusan dunia maupun akhirat, menyerahkan semua urusan kepada-Nya serta meyakini dengan sebenar-benarnya bahwa ‘tidak ada yang memberi, menghalangi, mendatangkan bahaya, dan mendatangkan manfaat kecuali Allah semata. Termasuk dalam setiap saat dan setiap waktu kita sepatutnya bertawakkal kepada Allah SWT dengan segala apa yang kita ikhtiarkan, bertawakkal pada saat kita mungkin dalam kondisi yang sulit dan berbahaya. Dengan penuh keyakinan bahwa Allah akan memanjangkan tanganNya untuk memberikan bantuan kepada diri kita yang hina dan lemah ini. Dengan bertawakkal lah diri ini akan merasa tenang dan ringan dalam menghadapi seberat apapun kondisi yang kita hadapi.

d. Menjadi Pribadi Syukur Nikmat
Nikmat terhindar dari mara bahaya tentu menjadi suatu nikmat yang tak terbayangkan. Bayangkan saja mungkin suatu ketika kita terancam nyawa kita, namun karena Allah berkehendak lain, kita selamat dari suatu kejadian yang tidak kita inginkan. Ini menjadi hal yang patut kita syukuri. Kalaupun kita selama ini masih sulit untuk memulai menjadi insan yang senantiasa bersyukur, mungkin kita bisa mulai tersadar pasca kita mendapatkan nikmat berupa pertolongan dari Allah ini. Karena setiap kejadian yang kita alami pasti tak bias lepas dari anugerah dan nikmatNya.
Allah swt berfirman dalam Q.S Ibrahim ayat 7 yang artinya:
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Aku akan menambah nikmat-Ku kepadamu dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”
Sebagai seorang muslim yang baik, tentunya setelah kita mendapatkan nikmat-nikmat itu kita tidak malah terlena dalam kondisi kesenangan kita. Namun mari kita giatkan amal-amal kebaikan kita agar lebih meningkat ketimbang sebelumnya.  Ibaratnya syukur akan menjadi kunci untuk membuka kenikmatan-kenikmatan yang jauh lebih besar. Namun hakikatnya tetap syukur sebagai bentuk terimakasih dan penghambaan kita kepada Allah.

Demikian sedikit ulasan tentang makna yang terkandung dalam Q.S Al Maidah : 11. Harus kita akui kita sebagai manusia yang lemah tentunya hanyalah mendamba pertolongan dari satu-satunya dzat yang Maha Penolong, An Nashr. Allah SWT. Percayalah, Allah akan selalu ada saat kita membutuhkannya, asalkan kita selalu dekat denganNya. Berbahagialah orang-orang yang selalu dekat denganNya karena hidupnya pasti akan dipenuhi dengan ketentraman dan ketenangan karena Penolong yang sebenar-benar Penolong ada selalu di dekatnya, Allah SWT.

Wallahu A'lam Bishawab,

Bidang Kajian Dakwah Islam PC IPM Imogiri
 
sumber : http://adityaphisca.blogspot.kr/2015/03/allah-sebenar-benarnya-nashr.html


Ipmawati PC IPM Imogiri Hadiri “Inspiring Woman Talk With Asma Nadia”


Sabtu, 15 Maret 2014 – Perwakilan ipmawati Pimpinan Cabang IPM Imogiri menghadiri acara talkshow kepemimpinan bertempat di G400 Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Acara ini merupakan kerjasama  PPSDMS (Program Pembinaan Sumber Daya Manusia Strategis) Regional 3 Yogyakarta Putri dan KMP (Keluarga Muslim Psikologi) UGM. Talkshow ini bertajuk “Inspiring Woman Talk with Asma Nadia.”  Dalam acara ini PC IPM Imogiri diwakili oleh ipmawati Lisanti Budi S dan Annisa Astri K.W.

Talkh show ini menghadirka Asma Nadia seorang penulis ternama yang telah menghasilkan banyak buku diantaranya Emak Ingin Naik Haji, Ketika Mas Gagah Pergi dan Kembali,The Jilbab Traveler dan Twitografi Asma Nadia. Pada talkshow ini, Asma nadia menebarkan inspirasi dan motivasi mengenai pentingnya jiwa leadership pada setiap diri perempuan baik ketika ia menjadi anak, istri, ibu bahkan ketika sosial membutuhkannya. Dan jiwa kepemimpinan tidak hanya ketika berada di sektor formal namun jug sektor informal.



“Kalau kita mengubah laki-laki maka kita mengubah satu orang, Kalau kita mengubah perempuan kita mengubah satu keluarga , kalau kita mengubah satu keluarga  kita mengubah komunitas, kalau kita mengubah komunitas  kita mengubah bangsa, kalu kita mengubah bangsa kita mengubah dunia” Ungkap Asma Nadia.
Asma Nadia memaparkan bagaimana menjadi perempuan yang memiliki jiwa kepemimpinan. Ia mencontohkan Aisyah istri Rasulullah, seorang perempuan mulia yang pantas ditauladani jiwa kepemimpinannya. Sikap-sikap cerminan jiwa kepemimpinan Aisyah antara lain, kecerdasannya, keberaniannya, menjaga kebersihan lahir dan batin, suka berbagi, menjaga kesucian hingga akhir hayat, sikap tersebut perlu dimiliki pula oleh para muslimah. Hal lain yang perlu dilakukan untuk menyiapkan diri menjadi pemimpin yaitu membangun kesiapan fisik, kesiapan akal, dan kesiapan rukhiyah.
Peserta nampak antusias dalam mengikutu talkshow ini, nampak dari banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan dan diskusi pada sesi tanya jawab. Acara talksow ini berakhir sekitar pukul 12.30 WIB.
(Annisa A)


Minimalisir Dampak Abu Vulkanik Kelud, AMM Imogiri Bagikan 300-an Masker Gratis di SPBU


Imogiri, 14 Februari 2013 – Aksi nyata dilakukan oleh Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Cabang Imogiri dalam menyikapi adanya hujan abu vulkanik pasca meletusnya Gunung Kelud Jumat (13/2) malam. AMM Imogiri yang terdiri dari Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Imogiri. Pembagian masker secara cuma-cuma ini dilakukan di SPBU Imogiri pada Jumat sore dari jam 16.00 hingga jam 17.30 WIB.



Menurut koordinator kegiatan, aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat luas. Kawasan Yogyakarta, termasuk Imogiri memang termasuk daerah yang terkena hujan abu vulkanik dari letusan Gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur. Sejak pagi Imogiri sudah terkena abu vulkanik, meskipun sempat teredam oleh guyuran hujan. Namun menang hujan abu terus menerus berlangsung hingga sore itu, sehingga kebutuhan masker untuk para pengendara kendaraan tentu menjadi hal yang utama. 

Dalam aksi ini dibagikan sebanyak 340 buah masker kepada para pengendara ataupun penumpang angkutan yang melintas di SPBU Imogiri. Belasan relawan AMM terbagi ke 3 titik pengisian bahan bakar, 2 pengisian bensin dan 1 pengisian solar. Tampak pengendara dan penumpang angkutan menyambut dengan antusias adanya aksi ini. Harapannya dengan adanya pembagian masker ini masyarakat akan lebih berhati-hati untuk keluar rumah yakni dengan menggunakan masker. Hal ini karena abu vulkanik menurut para pakar mengandung silikat yang akan membahayakan. Kegiatan bagi-bagi masker ini direncanakan akan dilaksanakan lagi di kemudian hari.

Phisca Aditya Rosyady (PC IPM Imogiri)

Pandangan Islam Tentang Valentine Day

Didalam Al-Qur’an Surat Al-Israa  Allah S.W.T berfirman :
“dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah pebuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk,: (Qs. Al-Israa : 32)


PERAYAAN DALAM KACA MATA ISLAM
Perayaan yang dilakukan dalam bentuk atau versi berbeda-beda. Contoh kasus rasulullah S.A.W pernah melihat Abdurrahman bin ‘auf ada tanda kuning bekas perkawinan tanpa sepengatahuan rasulullah dan sahabat-sahabatnya yang lain, lalu rasulullah bersabda : “bikinlah walimah (perayaan) walaupun dengan seekor kambing.” ( HR.Al-Bukhari dan Muslim). Ada juga perayaan yang diperintahkan oleh Allah dan rasulullah yaitu Iedain, Iedul Fitri yang dirayakan karena kita diberi kenikmatan kemampuan berpuasa selama satu bulan ramadhan yang merupakan kewajiban bagi setiap muslim dan mukmin. Sedangkan iedul Adhha kita rayakan karena ibadah haji, puasa Arofah dan kurban yang kita persembahkan untuk Allah S.W.T. ADAPUN SELAIN YANG DISEBUTKAN ADALAH KESESATAN YANG MENYESATKAN,Disebutkan dalam sebuah hadist  yang artinya “Dari Anas Ia berkata : Rasulullah S.A.W hijrah kemadinah sedang orang-orang madinah mempunyai dua hari raya yang mereka bermain-main padanya. Maka sabdanya : Allah telah tukarkan buat kamu dua hari raya itu dengan hari yang lebih baik dari padanya : Hari Adha dan Hari Fitri. ( HR. Abu Dawud dan Nasa’I dengan sanad yang shaheh)
SEJARAH VALENTINE’S DAY
Budaya apalagi yang kian merebak dalam masyarakat terutama bagi kalangan remaja yang banyak terbawa dalam budaya asing ini. Dansa, berpelukan dengan mesra antara lawan jenis yang haram, juga ciuman yang menjijikkan, serta KTM (konco Tapi mesra). Diantara para remaja yang saling memberikan kartu dan ucapan-ucapan yang sangat sintimentil, memberikan hadiyah (kado), kembang gula dab boneka-boneka anak kecil yang bersayap.
Perbuatan ‘asing’ tersebut sangat populer pada tanggal 14 februari, yakni tanggal atau hari “valentine’s day”. Dinegara Indonesia tercinta ini, para penyambut perayaan ini adalah remaja-remaja putra-putri yang berlatar belakang agama islam. Mereka terperosok dalam budaya ciptaan manusia yang sangat menyesatkan, mereka terjebak dalam tingkah laku aneh menurut syari’at Islam.
ASAL-USUL
Patutkah budaya yang sama sekali tidak kita kenal untuk kita ikuti tanpa melihat asal-usul timbulnya budaya tersebut?.
Hari Kasih sayang ( Valentine’s day) bermula pada tanggal 14 februari269 Masehi, Santo Valentine seorang pendeta harus menerima hukuman pancung dari penguasa (raja) Claudus II Ghotikus melalui tangan-tangan Algojonya. Santo Valentine dianggap melanggar ketentuan imperiym, yakni ia telah berani menikahkan sepasang remaja yang sedang merasakan kisah-kasih yang menyenangkan secara diam-diam (back street).
Tindakan pendeta valentine tersebut akhirnya diketahui oleh pihak kerajaan. Padahal sudah ada ketentuan pada masa itu, para remaja yang single dilarang untuk menikah dulu karena mereka dibutuhkan untuk menjadi prajurit yang tangguh. Prajurit yang belum menikah dianggap memiliki prestasi yang baik dimedan pertempuran.
Pada tanggal 14 februari 296 Masehi, dikota Cisalpine Gaul, tepatnya dijalan Flaminia. Pihak gereja telah menobatkan Santo Valentine sebagai pahlawan yang telah melindungi orang yang saling mencintai. Paus St Julius I telah membuatkan bangunan kehormatan untuk menghormati Santo valentine tersebut.
Paus Galesium I adalah pelopor pencetus peringatan Hari kasih Sayang pertama tahun 496 Masehi. Peringatan hari tersebut juga diilhami oleh kebudayaan nenek moyang bangsa Romawi, yakni pemujaan terhadap Dewa Lupercus (dewa Kesuburan, padang rumput dan hewan ternak) dan dewa Faunus ( Dewa Alam Semesta). Namun tanggal peringatan adalah 15 februari, dilakukan setiap tahun hingga abad ke-4 M, masa berkuasanya Kaisar Constantine (280-337 M). pemujaan terhadap para dewa tersebut dilakukan dengan penyembelihan sejumlah hewan korban kambing dan satu ekor anjing. Para pemuda yang mengikuti upacara dihadapkan ke Altar sembari diolesi keningnya dengan darah yang ada dipisau bekas penyembelihan hewan tadi. Selanjutnya, para peserta upacara membuat cambuk dari kulit kambing yang telah dikorbankan tadi untuk mencambuki wanita yang dijumpai pada saat mengelilingi bukit palatine. Anehnya, para wanita menerima cambukan dari para pemuda dengan perasaan senang hati. Mereka, kaum wanita, beranggapan bahwa cambukan tersebut dapat mengembalikan kesuburan wanita.
Pada masa kaisar konstantine, seorang kaisar yang pertama kali memeluk agama Kristen dan juga seorang kaisar yang memiliki pengaruh terhadap kehidupan gereja menambahkan berbagai acara setelah upacara pemujaan terhadap dewa Luparcus dan Dewa Faunus tadi dengan acara yang memberikan kesempatan pada para gadis remaja menyampaikan pesan-pesan cinta mereka disebuah jambangan besar, kemudian para pemuda menerima pesan-pesan dari remaja putri tadi. Kemudian, setelah itu mereka saling berpasang-pasangan dan berdansa semalaman yang biasanya diakhiri dengan tindakan zina (coitus).
Pada abad ke-5 m, upacara bangsa Romawi ini dimasukkan dalam upacara pensucian diri yang umum dilakukan pihak gereja. Tepat pada tahun 494 Masehi, Paus Galasium I yang telah merubah upacara yang telah diciptakan oleh pihak kaisar tadi. Pada tahun 496 Masehi, upacara pensucian ini ditetapkan, kamudian menjadi upacara kasih saying (Valentine’s Day) yang dikenal sekarang ini. Dan tanggal peringatan tadi dirubah dari tanggal 15 Februari menjadi 14 Februari, hari digantungnya pendeta Santo Valentine.
PERAYAAN YANG DIADA-ADAKAN
Ummul mu’minin ‘Aisyah r.a berkata : rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “barang siapa mengadakan sesuatu yang baru ( bid’ah Saiyi’ah) dalam urusan Agama kami ini, yang tidak kami perintahkan maka hal itu ditolak.” (HR.Bukhari dan Muslim). Dalam hadist lain disebutkan : “barang siapa mengerjakan suatu pekerjaan yang tidak cocok dengan syari’at kami, maka hal itu ditolak.” (HR.Muslim).dalam riwayat Imam Muslim yang lainnya disebutkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :“Sebaik-baik perkataan adalah Al-Qur’an dan sebaik-baik petunjuk ialah petunjuk Nabi Muhammad dan sejelek-jeleknya perkara ialah yang diada-adakan dan tiap-tiap bid’ah (sesuatu yang diada-adakan) itu sesat.” (HR. Muslim).
ANCAMAN BAGI PENZINA
Rasulullah S.A.W bersabda : “Telah diputuskan atas Anak adam bagiannya dari zina secara pasti hal itu dapat dipahaminya. Dua mata zinanya ialah melihat, dua telinga zinanya ialah mendengarkan kata-kata porno, Lidah zinanya ialah perkataan, Tangan zinanya ialah menyerang, Kaki zinanya ialah melangkah ketempat maksiat, termasuk menghadiri Valentine, Hati sangat menginginkan serta berangan-angan hal tersebut (zina) dan kemaluan yang membenarkan atau mendustakannya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Adapun ancaman-ancaman bagi penzina yang terdapat dalam hadist sebagai berikut :
  1. “Barang siapa yang berzina atau minum-minuman keras, Allah pasti akan mencabut imannya sebagaimana seseorang melepaskan pakaian dari kepalanya,”
  2. “Wahai segenap orang-orang Islam takutlah pada zina, karena sesungguhnya dalam zina itu ada 6 perkara : tiga didunia dan tiga diakhirat. Adapun yang didunia ialah lenyapnya cahaya / ketampanan wajah, pendek umur dan terus menerus faqir, adapun diakhirat ialah murka Allah yang mah suci lagi maha tinggi, perhitungan amal yang jelek dan siksa dengan neraka.”
  3. “Barang siapa terus-menerus berzina maka seperti penyembah berhala.”
  4. “Zina satu kali dapat menghapus amal kebaikan selama 70 tahun.”
  5. “Tidak ada dosa yang lebih besar setelah syirik disisi Allah dari pada dosa seseorang yang meletakkan air mani dirahim yang tidak halal baginya.” (HR. Ibnu Abi Abdunya)
RELAKAH KITA TERGOLONG DARI KELOMPOK MANUSIA YANG DIKUTUK
Valentine’s Day adalah bukan ketentuan-ketentuan perayaan yang diwajibkan, disunnahkan atau dibolehkan oleh agama Islam. Penobatan atau penentuan upacara peringatan Valentine’s Day adalah ditetapkan oleh pihak gereja ( pendeta ) atau pastor yang Nasrani tersebut. Sedangkan dalam Al-Qur’an dijelaskan bahwa para pendeta (rahib) adalah mereka dijadikan sebagai Tuhan, mereka membuat ketentuan-ketentuan baru, menghalalkan apa yang Allah haramkan serta mengharamkan apa yang Allah halalkan (Hadist).
Allah Subhanahu Wa ta’ala berfirman : “Mereka menjadikan Orang-orang alimnya,dan rahib-rahibnya sebagai tuhan selain Allah.dan juga (mereka MemperTuhankan) Al-masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada Tuhan selain Dia. Maha Suci Allah dari segala dari apa yang mereka persekutuan.” (QS. Attaubah :31)
Pihak rahib (pendeta) telah menghalalkan hubungan sesama lain jenis. Pihak gereja (Paus Galasium I) telah mengadopsi upacara pesan-pesan cinta, dansa, berzina menjadi acara pensucian diri.
Dengan kata lain, penobatan Santo Valentine sebagai tokoh “pembela kasih sayang” disertai perzinahan merupakan yang wajar, jelas-jelas tidak bisa ditolerir oleh Islam. Dan Islam tidak menghendaki keberadaannya Sesat.
Kebiadaban tersebut (Valentine’s Day) bukan saja harus kita hindari atau kita jauhi namun harus kita hentikan dan kita kikis habis. Kalau tidak maka kita tergolong dalam ancaman Allah Subhanahu wata’ala.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :“Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja diantara kamu. Ketahuilah bahwa Allah sangat keras siksaan-Nya.” (QS. Al-Anfal :25).
Dalam ayat yang lain disebutkan:“Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat pembalasan dosaNya, yakni akan dilipat gandakan adzab untuknya pada hari kiamat dan dia kekal dalam adzab itu, dalam keadaan terhina. (QS. Al- Furqan : 68-69).
Walau  kita tidak ikut serta dalam budaya yang dibenci oleh Allah tersebut, namun kita meridhai dan mencintainya atau mengadakan acara yang serupa dengannya, maka diancam oleh rasulullah S.A.W dengan tiga hadistnya :
  1. “Rela dengan kemaksiatan itulah hakekat dari kemaksiatan itu sendiri”
  2. “Barang siapa mencintai suatu kaum maka Allah akan menghimpunnya dalam kaum itu.” (HR.At-thabrani).
  3. “Barang siapa yang menyerupai suatu kaum maka dia tergolng dari kelompok mereka.” (HR.At-thabrani).
Penulis adalah Habibullah Al-Irsyad, S.Th.I